Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

BLIND SPOT

*"THE BLIND SPOT"* Semua PETINJU profesional memiliki PELATIH. Bahkan, petinju LEGENDARIS sehebat MOH ALI pun memiliki PELATIH ANGELO DUNDEE,  yang membantu ALI menjadi JUARA dunia 3 kali. Padahal jika mereka BERDUA disuruh  BERTANDING, SANGAT JELAS Angelo Dundee tidak akan pernah MENANG. Mungkin kita ber-tanya-tanya, mengapa MOH ALI butuh PELATIH kalau JELAS dia pasti MENANG melawan pelatihnya?  KETAHUILAH... Bahwa MOH ALI butuh PELATIH bukan karena pelatihnya lebih HEBAT tapi karena ia membutuhkan seseorang untuk MELIHAT hal-hal yang "TIDAK DAPAT DIA LIHAT SENDIRI" Hal yang tidak dapat kita LIHAT dengan MATA sendiri itu yang disebut : "BLIND SPOT" atau "TITIK BUTA". Kita hanya bisa melihat "BLIND SPOT" dengan bantuan orang lain. Dalam HIDUP kita BUTUH seseorang untuk MENGAWAL kehidupan kita, SEKALIGUS untuk MENGINGATKAN kita seandainya NILAI-NILAI HIDUP kita mulai BERGESER. Kita butuh orang lain YANG AKAN : ×. MENASIHATI ×....

SEJARAH AWAL SAMBUT TAHUN BARU.

Tahun baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Pada mulanya perayaan ini dirayakan oleh orang Yahudi yang dihitung sejak bulan baru pada akhir September. Selanjutnya menurut kalender Julianus, tahun Romawi dimulai pada tanggal 1 Januari. Kalender Julian ini kemudian digunakan secara resmi di seluruh Eropa hingga tahun 1582 M ketika muncul Kalender Gregorian. Januari dijadikan sebagai awal tahun karena diambil dari nama dewa Romawi “Janus” yaitu dewa bermuka dua ini, satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang. Dewa Janus adalah dewa penjaga gerbang Olympus. Sehingga diartikan sebagai gerbang menuju tahun yang baru. Tradisi perayaan tahun baru di beberapa negara terkait dengan ritual keagamaan atau kepercayaan mereka—yang tentu saja sangat bertentangan dengan Islam.  Salah satu contohnya di Brazil.  Pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Brazil berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian ...

Mega Cyber Army

Ditulis oleh Perdana Akhmad, S.Psi Ngeri saya menyaksikan kekompakan umat Islam di dunia maya..... Setiap ada Isyu yang merugikan umat Islam, maka Netizen langsung bertransformasi jadi Cyber Army kompak bersatu memainkan opini publik, tidak urung Polisi menjadi bulan bulanan bullying dan kritikan pada kasus AHOK. Ahok habis kredibilitasnya dibongkar semua aib dan celana juga foto fotonya dijadikan meme diserang berminggu-minggu lamanya jadi tranding topik dunia maya. Tidak luput Nusron Wahid, Said Agil, Maarif, Paloh, Setnov, juga habis di bullying dimedia sosial sebab mendukung Ahox. Tidak sanggup team Buzeernya bayaran Ahok menghadapi jutaan Netizen Cyber Army yang kompak. Kesuksesan aksi bela Islam 411dan 212 tidak lepas dari kerja Cyber Army umat Islam yang tiap hari mempromosikannya dengan beragam cara dan metode. Diranah lebih sempit urusan manhaj, tidak urung Riyald Bajrey juga dikritik habis-habisan berhari hari dibuat status atau Cyber Army umat muslim menyerbu para muqo...