AJAL PERNIKAHAN

Oleh: KH Hafidz Abdurrahman
(Khadim Ma'had Syaraful Haramain)

Entah sudah berapa kali saya mengisi taushiyah pernikahan. Terutama hari-hari ini. Yang menarik, karena Allah menyebut pernikahan ini sebagai ayat-ayat-Nya (Q.s. ar-Rum: 21)

Pernikahan memang merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah, sebagaimana hidup dan mati itu sendiri. Kalau bukan karena kuasa-Nya bagaimana mungkin pasangan dari latar belakang yang berbeda bisa disatukan dalam ikatan pernikahan? Kalau bukan karena kuasa Allah, bagaimana mungkin keluarga besar yang beragam itu akhirnya bisa menyatu

Maka, Allah pun menyebutnya dengan ungkapan, "An Khalaqa lakum min anfusikum Azwaja." (Menciptakan pasangan untuk kamu dari jenis kamu). Kata "Khalaqa" digunakan Allah untuk menunjukkan, bahwa pernikahan ini karena skenario-Nya. Pernikahan ini karena kuasa-Nya. Kita boleh saja berusaha, tetapi siapa yang bisa menggenggam hati manusia hingga tidak berubah

Maka, sebagaimana kematian, menikah pun sudah ada ketentuannya. Kita memang tidak tahu cerita hidup kita. Tetapi dalam meraba kegelapan itu Allah beri pelita, yaitu janji Allah. Janji Allah itu pasti, meski masih gelap bagi kita. Namun keyakinan kita pada janji-Nya tak boleh memudar

Yang harus kita lakukan adalah terus dan terus berusaha. Memantaskan diri menjemput janji-Nya. Percayalah, lelaki yang shalih akan mendapat pasangan wanita shalihah. Begitu sebaliknya. Begitulah janji Allah

Itulah nasihat saya, kepada temen yang baru meniti hijrah. Saya selalu meyakinkan dirinya agar istiqamah di jalan-Nya, kelak Allah akan kirimkan kepadanya pasangan yang memang pantas untuknya. Bahkan saya tak kuasa menahan air mata saat mendoakannya, agar Allah menjaganya dan mendapatkan pasangan terbaik untuknya

Selamat menempuh hidup baru, semoga keberkahan selalu menyertaimu. Isteri dan suami bukan hanya pasangan di dunia, tetapi kelak akan dipasangkan oleh Allah kembali di jannah-Nya nanti

Q.s. az-Zukhruf: 70

Barakallah lakuma wa baraka 'alaikuma wa jama'a bainakuma fi khair.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelestarian Alam dan Hutan di Era Khilafah

Empat Kewajiban Muslim dan Muslimah

Bunda, dengarkan Ceritaku