6 Perkara Memperoleh Ilmu
Pendapat imam syafi'i agar kita semua memahami bagaimana sesungguhnya kita belajar mendalami ilmu : Al-Imam Muhammad bin Idris al-Syafi’i (w. 204 H) bertutur:
أَخِي لَنْ تَنَالَ الْعِلْمَ إلَّا بِسِتَّةٍ * سَأُنْبِيكَ عَنْ تَفْصِيلِهَا بِبَيَانِ
ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَبُلْغَةٌ * نَصِيحَةُ أُسْتَاذٍ وَطُولُ زَمَانٍ “Wahai saudaraku, ilmu tidak akan diperoleh kecuali dengan enam perkara # Aku akan menyebutkan perinciannya”
”Yaitu kecerdasan, semangat, kesungguhan, bekal yang cukup, bimbingan guru dan waktu yang lama.” Maka bersungguh sungguhlah, semangat dan bersabarlah dalam menuntut ilmu
Dalam mengkaji ilmu agama, juga dibutuhkan semangat, kesungguhan yang menghujam dalam diri diri umat muslim
.
Bekal cukup, bahwa untuk memperoleh ilmu dibutuhkan pengorbanan dari kita, bukan dengan sendirinya ilmu itu datang
.
Bimbingan guru, tentunya kita harus yakin betul akan sumber ilmu yang kita teguk dari orang orang atau ulama yang memiliki pemikiran islam jernih tak tercampuri pemikiran pemikiran asing yang bukan dari islam
.
Waktu untuk mengkaji ilmu agama tidaklah sebentar, tetapi membutuhkan waktu yang lama. Hal ini juga dialami oleh para ulama-ulama pendahulu kita, Imam Syafii misalnya. Beliau hampir menghabiskan waktu seumur hidupnya untuk mengkaji ilmu ilmu agama sehingga beliau berijtihad
.
.
Oleh karenanya, sudah sepatutnya kita sebagai umat Muslim akhir zaman, lebih giat lagi dalam mengkaji ilmu agama, bukan hanya untuk "mengisi waktu luang" tetapi "meluangkan waktu" untuk mengkaji secara intensif agar terbentuk diri diri umat muslim umat yang ber syakhsiyah Islam untuk mengukir kembali Peradaban Islam yang gemilang di bawah Naungan Khilafah Islamiyyah
.
.
Wallahua'lam bisshawwab...
Komentar